Selasa, 31 Mei 2016

"Timnas Softball Incar Tiket ke Kejuaraan Dunia 2015"

Tim softball putra Indonesia mengincar satu tiket ke Kejuaraan Dunia. Desember mendatang, mereka akan berusaha menjadi tiga tim terbaik di Kejuaraan Asia untuk bisa mendapatkan tiket tersebut. Pelatnas sudah dimulai sejak awal bulan ini, dengan komposisi 20 pemain.

"Sebetulnya sasaran utama kami SEA Games 2014. Tapi ini soal gengsi karena 2012 lalu Indonesia bisa lolos dengan menjadi tiga terbaik, di bawah Jepang dan Filipina," kata pelatih timnas softball putra, Muhammad Setyabudi, di Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (10/10).

     Beruntungnya, pelatnas tim putra tidak akan terpotong seperti yang dialami tim putri. Akibat keterbatasan dana PB Perbasasi terpaksa menggelar pelatnas putra dan putri bergantian. Saat ini pelatnas softball putri yang diproyeksikan untuk SEA Games Singapura 2015 sedang vakum.

     Hal ini disyukuri Budi. Pasalnya, pelatnas putus-sambung akan sulit mendapatkan hasil yang maksimal. Apalagi saat ini kekuatan di Asia semakin merata. Di Asia Tenggara yang jagoan tak lagi cuma Filipina, tapi juga ada Malaysia dan Singapura.

     Pada Kejuaraan Asia yang akan digelar di Singapura nanti, Indonesia diperkirakan akan mendapatkan saingan berat dari Filipina, Jepang, Singapura, dan Taiwan. Kejuaraan Softball Putra Dunia akan digelar pada 26 Juni 2015, atau 10 hari usai SEA Games.

- Nama-nama pemain yang menghuni pelatnas softball putra:
Teuku Ridwan, Reza Nurman, Trasuan Sularama, Syaiful Nurdin, Feriyanto, Michael Trisnadi, Adtya Aulia, Otto Wahyuminarto, Bambang Dwitama, dan M. Ahsya Darwis, Anggana Budiman, Tony Pribadi, Gunawan Pramono, Rizki Ramadhan, Jesse Parengkuan, Dikdik Fauzi, Dedi Purnomo, Heri Badilla, Hermansyah, dan Sigit Surya Darma.

Sumber : beritasatu.com

#Respect
#SoftballLife
#BaseballLife

"Danny Target Makassar Pelopor Softball Indonesia"

     Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto bertekad menjadikan kota Makassar sebagai pelopor kebangkitan atlet softball di Indonesia.


     Keinginan itu bukan tanpa alasan, karena Danny yang juga Ketua Pengprov Perbasasi Sulsel menyatakan komitmennya untuk meningkatkan pembinaan atlet.

     “Kita akan komitmen melakukan pembinaan usia dini dari SD hingga perguruan tinggi,” ujar Danny saat membuka kejuaraan softball nasional open putra turnamen walikota cup di lapangan Karebosi, Senin (27/7/2015).

     Selain itu, infrastruktur seperti lapangan sudah ada yang menjadi tempat latihan dan pertandingan baik skala nasional dan internasional.

     Mantan atlet softball ini meyakini dengan demikian targetnya melahirkan atlet berprestasi yang akan mengherumkan nama Indonesia khususnya Makassar tercapai.

    “Tekad kita menjadi pembangkit olahraga  softball dan baseball di Makassar,” tekan Danny dan mengingatkan agar atlet bertanding denga sportif.

     Dalam pembukaan ini diikuti tujuh kontingen, diantaranya, Prambosr Jakarta, Celebes Makassar, Papua Barat, Lakidende Kendari, Pirates Samarinda, PJP Kalimantan Timur dan Laston Makassar.

     Pertandingan akan berlangsung setiap hari dari Pukul 08.00 sampai Pukul 21.30 Wita, hingga 31 Juli mendatang.

     Ketua Pengcab Perbasasi Makassar Muh Ansar menyampaikan kontingen akan memperebutkan trofi uang pembinaan Rp 115 juta.

      Kategori juara satu akan menerima trofi dan uang Rp 50 juta, juara dua Rp 35 juta dan juara tiga 20 juta. Pada 31 Juli akan dilakukan silaturahmi malam atlet softball. “Kegiatan ini untuk mengobati kerinduan olahraga softball di Makassar. Tentunya menjadi penyemangat bagi atlet yang ada untuk meningkatkan kualitas demi meraih prestasi,” katanya.

      Lebih lanjut beberapa peserta dalam tim merupakan atlet yang berlaga pada Sea Games di Singapura kemarin. Dalam acara ini hadir Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang membuka secara resmi softball.

Sumber : kabarmakassar.com

#Respect
#SoftballLife
#BaseballLife

"Softball Putri Indonesia Juara di Turnamen ASEAN"


     Tim Nasional Softball Putri Indonesia sukses meraih medali emas kejuaraan 1st South East Asia Cup Women's Softball Championship 2014. Podium tertinggi didapat setelah Indonesia menyingkirkan lawan-lawan tangguh, yakni Singapura A, Singapura B, dan Malaysia.


     Dalam kompetisi penuh yang dihelat di Kallang Softball Field, Singapura, 29 hingga 31 Agustus 2014, Indonesia meraih poin tertinggi dengan lima kemenangan dan satu kekalahan. Terakhir, Indonesia menang 2-0 dari tim Singapura B.

     Di pertandingan pamungkas, Indonesia menurunkan atlet-atlet terbaiknya macam Lidia Krey (Papua) sebagai pitcher dan Jessica Suryoputri (DKI Jakarta) sebagai catcher. Timnas kali ini di bawah asuhan Manager Iwan Pudjianto, Pelatih Saiful Ambi, Adi Saputra, Desi Afriani, dan Sonny.

     "Pengalaman kejuaraan dan raihan juara ini diharapkan menjadi modal Timnas untuk Kejuaraan Asia bulan Desember dan SEA Games (2016)," kata Wakil Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan PB Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi), Arlan Perkasa Lukman, hari ini. Selain Arlan, hadir juga Ketua PB Perbasasi Anto Nawier dan perwakilan Satlak Prima Kemenpora.

     Timnas Softball Putra Indonesia pun berpeluang menjadi juara dalam kompetisi Softball South East Asia Men's Cup Championship 2014. Terlebih, kejuaraan ASEAN itu bakal dihelat di Makassar, Sulawesi Selatan, 4-6 September mendatang.

     Indonesia bakal menurunkan dua tim, Indonesia A dan Indonesia B. Asisten Manajer Timnas Indonesia B, Guntur, menyebut Singapura menjadi pesaing ketat dalam kejuaraan tersebut.

    "Tanpa keinginan meremehkan tim lain namun kualitas Singapura sejauh ini memang kita lihat selalu merepotkan. Mudah-mudahan seluruh atlet bisa mengeluarkan kemampuan terbaik demi mewujudkan target melaju hingga final," katanya kepada Antara, Kamis lalu.

Sumber : metrotvnews.com

#Respect
#SoftballLife
#BaseballLife

Tim Putra Softball Optimistis Rebut Emas di SEA Games 2015

     Tim nasional putra softball Indonesia optimistis bisa mengalahkan Filipina—tim yang selama ini menjadi penghalang Indonesia dalam usaha meraih medali emas pada SEA Games. Kepercayaan diri ini didasari hasil-hasil uji coba yang telah dilalui tim selama delapan bulan mempersiapkan diri.


     “Kita punya peluang menang melawan Filipina di SEA Games 2015,” kata pelatih tim nasional putra softball, Agus Rakhmansyah, saat ditemui di sela-sela latihan tim nasional putra di lapangan softball Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 18 Mei 2015. “Mudah-mudahan kita bisa mengakhiri 18 tahun penantian mendapatkan medali emas softball di SEA Games.”

     Terakhir kali Indonesia berhasil meraih emas pada cabang softball saat SEA Games Jakarta 1997. Setelah itu, tim putra Indonesia selalu dikalahkan Filipina saat berhasil mencapai babak final, termasuk pada SEA Games 2011 ketika Indonesia menjadi tuan rumah.

     Sedangkan dalam menghadapi SEA Games Singapura ini, kata Agus, timnya telah menjalani uji tanding yang cukup. Di samping itu, mereka berkesempatan bertemu Filipina pada salah satu laga uji coba, yakni dalam Kejuaraan Asia yang berlangsung di Singapura, Desember tahun lalu. Pada babak penyisihan grup, Indonesia berhasil mengalahkan Filipina. Namun, pada babak semifinal, Filipina membalas kekalahan itu.

    “Di SEA Games 2011, kami tidak memiliki kesempatan bertemu Filipina sebelum SEA Games. Sedangkan tahun ini kita bisa bertemu Filipina dan menang,” ujar Agus. “Jadi peluang menang melawan Filipina tahun ini lebih besar daripada sebelumnya.”

     Selain pernah menang melawan Filipina, Agus mengatakan anak-anak asuhnya juga pernah mengalahkan tim-tim kuat saat menjalani uji coba di Jepang dan Republik Cek. Dalam kejuaraan antar-universitas di Chiba, Jepang, Maret lalu, tim nasional Indonesia meraih gelar juara. Sedangkan di Republik Cek, Agus menjelaskan, Indonesia meraih enam kali kemenangan dari sepuluh kali uji coba melawan klub-klub softball di sana.

     Menurut Agus, pengalaman-pengalaman uji coba ini membuktikan timnya bakal mampu bersaing dengan tim kuat, seperti Filipina, pada SEA Games 2015. “Tim kami juga diisi pemain-pemain muda yang memiliki potensi besar. Kekompakan tim bagus,” tutur Agus. “Di samping itu, yang membuat kami percaya diri adalah beberapa pemain andalan Filipina mundur dari tim karena harus ikut wajib militer.”

     Di dalam tim Indonesia sendiri terdapat sembilan pemain yang pernah membela Indonesia pada SEA Games 2011. Adapun total pemain yang akan berangkat ke Singapura adalah 17 orang.

     Menurut Agus, timnya sekarang sedang dalam masa persiapan terakhir sebelum berangkat ke Singapura. “Kami hanya melakukan maintenance,” ucapnya. “Jadi materi fisik hanya 30 persen. Sisanya teknik dan strategi.”

     Tak hanya Agus, pemain pun merasakan adanya peningkatan dari segi pengalaman dan kepercayaan diri. Syaiful Nurdin, seorang pitcher, mengatakan persiapan timnya sudah matang. “Kami banyak mengambil ilmu dari uji coba-uji coba di luar negeri,” dia menjelaskan. “Apalagi lawan-lawan yang kami hadapi adalah lawan-lawan yang berat. Jepang itu negara softball nomor satu di Asia, sedangkan Republik Cek nomor satu di Eropa".

Sumber : tempo.com

#Respect
#SoftballLife
#BaseballLife

"Homerun" sang dosen antarkan Indonesia ke final

     "Homerun" Dikdik Fauzi Dermawan, seorang dosen di Universitas Singaperbangsa Karawang, yang mengantarkan tim softball putra Indonesia menuju putaran final dalam SEA Games 2015 di Singapura.
Dikdik mencetak "homerun" langsung pada inning pertama saat Indonesia menghadapi tim putra Singapura di Kallang Softball Field, Rabu.


     "Homerun" Didik sekaligus menyelamatkan dua pelari lain masuk home base dan memberikan skor tiga bagi tim Indonesia pada inning pertama.

    "Posisi saya sebagai pemukul keempat. Saya senang bisa membawa tim masuk putaran final karena semula saya memperkirakan bola mati. Tapi, ternyata bola keluar pagar," kata Dikdik kepada ANTARA selepas pertandingan.

    Atlet yang bergabung pemusatan pelatihan nasional Perbasasi sejak 2012 itu menampati base ketiga jika tim pada posisi bertahan.

    Selama pertandingan cabang softball SEA Games 2015, Dikdik mengaku pertandingan tim putra Indonesia melawan tim Thailand sangat berkesan selain pertandingan melawan Singapura.

    "Kami tertinggal selama enam inning. Pada inning ketujuh dan posisi kami sebagai penyerang, kami mampu mencetak skor dua dan menentukan kemenangan atas Thailand," katanya.

    Dikdik mengaku mulai fokus pada olahraga softball dan baseball sejak duduk pada semester ketiga di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada 2007.

    "Saya di Universitas Singaperbangsa Karawang dan Universitas Trisakti Jakarta sebagai dosen mata kuliah olahraga," kata Dikdik.

    Dikdik berharap cabang olahraga softball Indonesia semakin berkembang sehingga dapat tim Indonesia mampu meraih medali emas dalam setiap kejuaraan internasional.

    Tim softball putra Indonesia meraih medali perak dalam SEA Games 2015 setelah kalah 4-6 dari tim putra Filipina pada putaran final yang berlangsun.

     Indonesia mencetak satu skor pada inning ketiga, dua skor pada inning kelima, dan satu skor pada inning keenam. Sedangkan Filipina mencetak satu skor pada inning ketiga, empat skor pada inning keempat, dan satu skor pada inning keenam.

Sumber : antaranews.com

#Respect
#SoftballLife
#BaseballLife

The Best Slugger "Wielmar Sulton"

     Turnamen Piala Walikota Surabaya 2016 beberapa hari yang lalu sudah berlangsung seru dan sukses.
Turnamen ini diikuti oleh beberapa provinsi termasuk Jatim, Jabar, Kaltim, dll. Turnamen yang berjalan kurang lebih dua minggu ini mengundang banyak penonton untuk menyaksikan secara langsung kehebatan para atlet Softball Indonesia yang sedang bertanding.

     Selain bertanding, turnamen ini dijadikan sebagai acuan untuk mengukur kekuatan dari masing-masing team sebelum menghadapi PON 2016 Jabar pada bulan September besok.

     Jawa Timur keluar sebagai juara dalam Turnamen Piala Walikota 2016. Disamping gelar juara, Jatim juga berhasil membawa pulang beberapa penghargaan untuk para pemainnya. Salah satunya yaitu Wielmar Sulton yang memperoleh The Best Hitter dan The Best Slugger. Nama Wielmar Sulton tidaklah asing dalam dunia olahraga softball, beberapa gelar juara dan penghargaan sudah banyak yang didapatkan.


     Selamat kepada team Softball Jawa Timur, dan selamat kepada Wielmar Sulton, teruslah bersinar di kanca Nasional dan Internasional.

      Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat, God Bless Us :)

#Respect
#LiveLifeLike
#SoftballLife
#BaseballLife

Senin, 14 Maret 2016

Kejuaraan Softball UGM CUP 2016 "Win Every Fight"

     Semangat pagi dulurr...


     Kali ini saya akan memberikan informasi tentang kejuaraan Softball UGM CUP 2016. Beberapa hari lalu telah digelar kejuaraan antar Universitas di Indonesia, Universitas Gajah Mada Jogja sebagai penyelenggaranya. Kejuaraan yang diikuti oleh beberapa Universitas dan instansi besar Indonesia diantaranya adalah UGM (selaku tuan rumah), UNAIR, UB, UPN JOGJA, UNISI, UNY, UTP, UNNES, BINUS, dan Telkom sebagai salah satu instansi yang ikut meramain kejuaraan tersebut. 


     Pertandingan yang dimulai pada hari Sabtu, 5 Maret 2016 tersebut banyak mengundang para pecinta olahraga softball untuk menyaksikan langsung. Meriahnya opening ceremony menambah semangat para peserta kejuaraan untuk bisa membawa pulang trofi UGM CUP. Walaupun sempat terguyur hujan deras setelah acara opening ceremony, kenyataannya tidak mempengaruhi ambisi tiap peseta yang ikut. Selain opening ceremony juga ada Homerun Derby, Cheerleader, dll.


     Kejuaraan UGM CUP dimulai dari tanggal 4-13 Maret 2016, bertempat di lapangan Lembah UGM Jogja. Untuk sistem pertandingannya sendiri dibagi menjadi 2 Pool :
Untuk setiap tim yang berhasil menduduki peringkat 1 dan 2 dalam Pool A dan B, tim tersebut bisa melanjutkan langkahnya pada babak page system. Pada babak page system tim yang lolos yaitu UNAIR, UGM, UNISI, BRAWIJAYA.


     Pada kerjuaraan UGM CUP kali ini tuan rumah berhasil menjuarai dan membawa pulang trofi setelah mengalahkan UNAIR dengan skor (7-2), juara kedua berhasil diperoleh oleh UNAIR, dan juara ketiganya oleh UNISI.

     Kejuaraan UGM CUP 2016 berhasil dilaksakan dengan sangat baik walaupun ada kendala cuaca yang tidak bersahabat. Berakhirnya pertandingan Final, berakhir pula seluruh rangkaian kejuaraan UGM CUP 2016, dan ditutup oleh closing ceremony yang menghibur.


     Selamat untuk Universitas Gajah Mada, terimakasih sudah memberikan wadah untuk mahasiswa bisa berprestasi dalam dunia olahraga softball, semoga semakin banyak bibit-bibit muda berprestasi dalam olahraga, khususnya olahraga softball dan baseball.


     Itulah sedikit informasi yang bisa saya berikan, semoga bermanfaat, God Bless Us :)

Sumber : https://www.instagram.com/p/BC5gnqVONqc/

#Respect
#WinEveryFight
#UgmCup2016
#LiveLifeLike
#SoftballLife
#BaseballLife